Ujian Praktek TIK SMP IT Mutiara Insan Sukoharjo

Dialog Tokoh: Perjalanan Jurnalis ke Walikota

Sunday, November 26, 2023

 

    Rabu, 25 Oktober 2023 kami yang berada di Rumah Kepemimpinan Regional Nusantara Putra 2 (Arkhosophia) mengadakan kegiatan Dialog Tokoh. Tokoh inspiratif yang kami undang kali ini yakni Bapak Rizal Effendi, merupakan seorang pemimpin yang berangkat dari latar belakang jurnalis. Beliau merupakan seorang pemimpin kota Balikpapan selama tiga periode. Satu periode sebagai wakil walikota, dan dua periode sebagai walikota.

    Beliau merupakan seseorang yang dulunya aktif sebagai mahasiswa di Universitas Mulawarman kemudian memutuskan untuk menjalani panggilan jiwa dalam dunia kerja sebagai seorang wartawan. Pengalaman berharga pun ia peroleh ketika belajar dari sosok Dahlan Iskan, yang juga pernah menetap di Samarinda. Kemudian setelah mengabdikan diri selama kurang lebih 25 tahun dalam dunia jurnalisme, Bapak Rizal Effendi melangkahkan diri ke dunia politik. Beliau banyak terinspirasi dari jurnalis yang telah sukses beralih ke panggung politik, seperti Adam Malik, pendiri Antara yang pernah menjadi corong PBB dan bahkan mencapai posisi wakil presiden. Ada juga panutan seperti Harmoko yang meniti karir sebagai menteri penerangan, dan Dahlan Iskan yang sukses menjabat sebagai Menteri BUMN, Dirut PLN, serta Dubes Singapura.

    Dalam perjalanan hidupnya, ia menggambarkan perubahan tak terduga dari aktivitas kampus ke dunia kerja yang penuh dedikasi, lalu melangkah lebih jauh ke dunia politik. Inspirasi dari tokoh-tokoh jurnalis yang sukses berkiprah di dunia politik memotivasi langkah-langkahnya. Seperti perjalanan Adam Malik yang dari pendiri Antara bertransformasi menjadi wakil presiden, serta figur-figur seperti Harmoko dan Dahlan Iskan yang berhasil menciptakan jejak prestasi di panggung politik dan pemerintahan. Dengan memadukan pengalaman wartawan dan semangat berpolitik, ia melibatkan diri dalam dinamika politik dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.    

    Perjalanan hidup Pak Rizal telah membawa banyak pengetahuan dan pembelajaran yang berharga. Pada masa ketika ia masih menjadi aktivis mahasiswa, kebiasaannya adalah memberikan kritik terhadap berbagai hal. Namun, peran sebagai walikota membawa tantangan baru, di mana dirinya menjadi sasaran kritik dari berbagai pihak. Salah satu masalah yang sering dikritisi adalah kondisi jalan yang rusak, dengan pertanyaan mengapa tidak segera diperbaiki. Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, terdapat peraturan yang mengatur bahwa perbaikan jalan dapat dilakukan oleh pihak yang memiliki tanggung jawab atas jalan tersebut, baik itu pemerintah kota, pemerintah provinsi, atau milik negara. Sehingga tidak dapat semerta – merta seroang walikota langsung memperbaiki jalan yang dilaporkan rusak pada wilayah kepemimpinannya.

    Pengalaman tersebut juga membuka matanya terhadap kompleksitas kepemimpinan, di mana menjadi pemimpin yang dihormati dan besar tidak terjadi secara instan. Pak Rizal mengutarakan pandangan bahwa perjalanan menuju kepemimpinan yang besar memerlukan waktu dan usaha yang signifikan, kecuali jika seseorang memiliki dukungan dan kekuasaan yang kuat, seperti halnya orang tua yang memiliki pengaruh. Dengan demikian, ia mengingatkan bahwa pencapaian mimpi besar membutuhkan perjuangan yang sama besarnya. Kesimpulan ini menjadi pelajaran berharga bahwa kesuksesan dan kebesaran pemimpin tidak terwujud begitu saja, melainkan hasil dari perjalanan panjang dan tekad yang kuat.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Ibnu Rosyid | 2.Sumiyati | Oka Rofi
Redesign by Oka Rofi Copyright © 2011. OkaRofi Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger